Thursday, April 30, 2009

Musafir Tua


Musafir tua,
Sudah lama dia berkelana,
Membawa dirinya ke segenap pelusuk dunia,
Mengejar cita mencari kuasa,
Membina empayar gah di persada,
Hartanya menimbun seluas benua,
Pengalamannya hebat seluas samudera..

Walau dicuba bersuka ria sentiasa,
Berfoya-foya dalam kelambu masa,
Namun hatinya tiada gembira,
Bimbang gelisah gundah gulana,
Keluh kesah tiada punca,
Alkisah diri sangat merana,
Hidupnya terhijab nikmat bahagia,
Jiwanya gersang serba tak kena..

Musafir tua muhasabah dirinya,
Diingat kembali rentetan hidupnya,
Baru tersedar salahnya apa,
Lupa tujuan asal diciptakan Pencipta,
Alpa dan leka dek godaan fatamorgana,
Terpukau dengan bayangan syurga sementara..

Diinfakkan semua harta yang menjadi angkara,
Kembali dia kepada Penguasa,
Penuh sesal memohon ampun,rahmat dan redha,
Air mata mengalir melewati kedut-kedut diwajahnya,
Sujud tawaduk bercahaya iman dan taqwa,
Merasa diri tersangatlah hina dihadapanNya..

Pesan musafir tua pada musafir muda,
Jangan diikut rentak sumbang langkahnya,
Quran dan hadis jadikan pegangan utama,
Agar tak tergelincir dalam menongkah arus dunia,
Agar tak tergelincir dalam menggapai sinar dan redhaNya..

No comments: